Perkuat Hilirisasi Perkebunan, BRMP Sulteng Pantau Penyaluran Benih Kopi Robusta di Sigi
Sigi, 21 September 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi serta Kepala Desa Lemban Tongoa melaksanakan monitoring distribusi bantuan benih kopi robusta varietas Hibiro 1 di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Senin (21/9/2026).
Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan benih berjalan sesuai sasaran, jumlah, mutu, serta ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Sebanyak 100.000 benih kopi robusta untuk areal CPCL seluas 100 hektare telah didistribusikan kepada kelompok tani penerima bantuan di Desa Lemban Tongoa.
Bantuan tersebut dialokasikan kepada lima kelompok tani milenial, yaitu Poktan Milenial Garda Terdepan, Poktan Milenial Bintang Timur, Poktan Milenial Nusantara, Poktan Milenial Koplo, dan Poktan Milenial Harapan Baru.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, benih telah diterima oleh anggota kelompok tani penerima. Untuk menjaga kualitas dan kondisi benih sebelum proses penanaman, kelompok tani menempatkannya di lokasi dengan naungan yang memadai serta melakukan penyiraman secara berkala.
Monitoring ini menjadi langkah penting dalam memastikan bantuan pemerintah tidak hanya tersalurkan kepada penerima yang telah ditetapkan, tetapi juga dikelola dan dipelihara sesuai dengan pedoman teknis. Kondisi benih, penyimpanan, serta kesiapan pemanfaatannya menjadi aspek yang diperhatikan selama pelaksanaan pemantauan.
Benih kopi yang disalurkan merupakan varietas robusta Hibiro 1, yang ditujukan untuk mendukung pengembangan perkebunan kopi pada areal CPCL seluas 100 hektare di Desa Lemban Tongoa. Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan komoditas kopi robusta sekaligus memperkuat produktivitas dan keberlanjutan usaha perkebunan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, monitoring akan dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan guna mengetahui perkembangan pertanaman setelah benih ditanam dan dimanfaatkan oleh kelompok tani. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi bantuan di lapangan, termasuk pemantauan pertumbuhan tanaman dan penerapan pengelolaan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.
Penulis: Nur Ichsan Nurdin
Editor: Irwan S.